Apakah naskah Yunani kuno sudah dipalsukan?

Naskah Yunani kuno pasti tidak dipalsukan, dan pasti tidak ada orang yang sengaja mengubah pengajaran secara konsten dalam naskah kuno Perjanjian Baru.

Ada naskah kuno yang menjadi dasar untuk terjemahan Perjanjian Baru seperti:

 Textus Receptus (TR): Teks dikumpulkan oleh Erasmus dan diterbitkan pada tahun 1522. Teks ini menjadi dasar untuk KJV (1611) dan sangat mempengaruhi banyak terjemahan Alkitab yang lain— termasuk Terjemahan Lama (TL) di Indonesia.

Teks Bizantium (BYZ): Kumpulan teks ini sudah stabil berabad-abad, dan mempunyai banyak kesamaan dengan Textus Receptus. Teks-teks yang dikumpulkan berasal dari daerah yang sekarang disebut negara Turki. Daerah Bizantium adalah daerah di mana terdapat kota Efesus, dan Kolose, dan banyak jemaat mula-mula yang disebut dalam PB. Tetapi teks dalam kumpulan Bizantium ditulis atas bahan vellum (yang tahan lama karena dibuat dari kulit anak domba, anak kambing, atau anak sapi). Tetapi pasti naskah mula-mula dari penulis ditulis pada papirus.

Teks United Bible Society (UBS) yang juga sama dengan Teks Nestle-Aland (NA): Kumpulan teks ini lebih terfokus kepada teks yang paling kuno yang terdapat di Mesir. Dan di antara teks itu, ada yang ditulis pada papirus. Teks papirus itu bisa tahan sampai sekarang karena Mesir mempunyai cuaca yang kering.

Untuk Kitab Injil Allah, Albata menggunakan Teks Bizantium, karena sudah jelas bahwa teks itu stabil berabad-abad dan lebih mungkin sama dengan teks yang ditulis oleh penulis pertama. Untuk penjelasan selanjutnya, kami mengutip naskah berikut ini:

 

Posted in Artikel Alkitabiah.

warpok