Roma 12:1-2— Dua ayat dengan arti yang dalam

Albata mengucap Terima Kasih kepada Sahabat Albata bernama Shelina yang menyunting modul ini. Video pengantar kepead artikel ini: https://youtu.be/pmMFzRyOvv8   Walaupun Roma 12:1-2 sering dihafal di Indonesia, ayat ini juga sering disalah tafsirkan. Arti yang dimengerti oleh kebanyakan pembaca di Indonesia tidak sama dengan arti yang dimengerti oleh para pembaca pertama pada zaman Paulus, maupun yang dimengerti oleh para pembaca terjemahan bahasa Inggris di zaman ini. Hal ini tidak mengherankan karena kedua ayat tersebut tidak gampang untuk diterjemahkan. Mari kita gali harta karun dalam kedua ayat ini! Roma 12:1-2  Terjemahan Baru: 1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya […]

LANJUT MEMBACA

Arti yang sudah hilang dalam kata ‘Tuhan’ di Indonesia

Penulis: Phil Fields Beberapa bulan yang lalu, salah satu teman sekerja saya— seorang ahli bahasa yang sudah lama bekerja di Indonesia, memberitahukan kepada saya bahwa di Indonesia sudah terjadi penggeseran arti yang signifikan mengenai kata Tuhan. Dalam penggunaan sehari-hari sekarang, kata Tuhan langsung merujuk kepada Allah, dan arti dasar historis sudah hilang. Sebagai ilustrasi, dalam bahasa Indonesia sekarang, orang bisa mengatakan bahwa “Senayan sudah memutuskan tentang pajak…,” atau “Hari ini Istana memberitakan bahwa …” Semua orang Indoneisa sekarang mengerti bahwa arti dasar Senayan adalah wilayah Jakarta, tetapi arti khusus (kiasan jenis metonimia) adalah Dewan MPR/DPR. Dan semua juga mengerti […]

LANJUT MEMBACA

Alkitab Dipalsukan? — Naskah dari YesHeIs.com

Alkitab memiliki keunikan tersendiri yang tak tersaingi oleh kitab manapun yang pernah ada dan yang akan ada di dunia ini. Sekalipun Alkitab ditulis oleh lebih dari 40 orang, dengan latar belakang yang berbeda, tapi keselarasan dan kontinuitasnya terpelihara. Para penulis yang terpilih itu terdiri dari para raja, petani, filsuf, nelayan, dokter, negarawan, sarjana, penyair, dan pembajak sawah. Alkitab ditulis dalam 2 bahasa yang berbeda, yakni Ibrani dan Yunani. Para penulis hidup di negeri yang berbeda dan dengan pengalaman yang berbeda-beda pula. Mereka tidak dalam satu generasi sehingga tidak pernah mengadakan pertemuan, konsultasi, seminar, lokakarya, konferensi, atau semacamnya untuk suatu persetujuan […]

LANJUT MEMBACA