Kaya dalam Segala Hal

 

Bacaan  I Korintus 1:5-9
Perjanjian Baru Terjemahan Sederhana Indonesia (PB-TSI)

Paulus bersyukur kepada Allah

5 Buktinya, kalian sudah diperkaya dalam segala hal, baik dalam segala perkataan maupun pengetahuan. Hal ini terjadi karena kalian bersatu dengan Yesus.
6 Dan hal itu membuktikan bahwa kesaksian yang saya berikan tentang Kristus kepada kalian adalah benar.
7 Dan akibatnya kalian mempunyai semua kemampuan khusus yang diberikan oleh Roh Allah sementara kita menunggu kedatangan Tuhan kita Kristus Yesus.
8 Yesus juga akan selalu menguatkan kalian supaya bisa bertahan sampai pada akhirnya, sehingga kalian tidak bercela pada hari kedatangan Tuhan kita Kristus Yesus.
9 Allah selalu bisa dipercaya. Dialah yang sudah memanggil kalian untuk mendapat bagian dalam hidup bersama dengan Anak-Nya Kristus Yesus— Tuhan kita.

Kalau semua orang ditanya, “Apakah Anda ingin menjadi kaya?”, pasti sebagian besar orang akan menganggukkan kepala. Ya, menjadi kaya adalah impian banyak orang. Tuhan pun mengetahui hal itu. Karena itulah, firman-Nya berkata bahwa di dalam Dia (Kristus), kita telah menjadi kaya dalam segala hal. Wah, kaya dalam segala hal? Apalagi ini, semua pasti menginginkannya!

Namun, jangan terlalu senang dulu. Firman ini sebenarnya tidak berbicara soal kekayaan berwujud materi. Tidak! Firman ini menegaskan ada tiga jenis kekayaan yang Tuhan berikan kepada setiap orang percaya. Pertama, kaya dalam segala macam perkataan (ay. 5). Kita perlu belajar menggali potensi di dalam kata, memilih dan memilahnya sehingga nantinya perkataan-perkataan kita akan menimbulkan harapan, iman, dan semangat bagi setiap orang yang mendengarnya. Kedua, kaya dalam segala macam pengetahuan (ay.5). Ini adalah salah satu bekal untuk menjadi kaya secara materi. Pengetahuan adalah kunci agar kita dapat membuka pintu-pintu inovasi atau penemuan baru. Tanpa pengetahuan, kita tidak akan bisa menjelajahi dan menciptakan hal-hal baru. Ketiga, kaya dalam segala karunia (ay. 7). Karunia menolong dan memampukan kita untuk bisa maksimal dalam area di mana potensi dan bakat kita ada di situ. Kondisi yang juga dapat membuat hidup kita menjadi berkat.

Pernahkah kita menyadari bahwa di dalam Tuhan, sebenarnya kita sudah diperkaya dalam segala hal? Jadi tak ada lagi alasan tidak bisa maju karena merasa tak pandai berkata-kata, tak punya banyak karunia, dan tak terlalu pintar. Yakini dan percayalah pada firman-Nya karena orang yang berhasil di dalam Tuhan adalah yang menyelaraskan hidupnya dengan firman Allah.

*Dikutip dari renungan Andi Offset Juni 2017

Posted in Renungan TSI.

Jaya Waruwu