Orang Kristen kok GR-an

 

Bacaan  Yakobus 2:18-26
Perjanjian Baru Terjemahan Sederhana Indonesia  (PB-TSI)

Keyakinan kita dilengkapi dan dibuktikan lewat perbuatan baik     

18 Tetapi akan ada orang yang menentang saya dengan berkata, “Tetapi saya tidak seperti kamu! Saya percaya penuh tanpa harus membuktikannya melalui perbuatan.” Tetapi saya menjawab orang seperti itu, “Bagaimana saya bisa tahu kalau kepercayaanmu itu benar-benar ada atau omong kosong saja kalau kamu sendiri tidak pernah membuktikannya? Saya yakin kita lebih baik membuktikan kepercayaan kita kepada Kristus lewat kasih dalam perbuatan!” 
19 Sebagai contoh, kamu mengatakan bahwa kamu mempunyai kepercayaan karena kamu yakin bahwa hanya ada satu Allah. Oh kamu sungguh hebat! Setan-setan pun percaya seperti kamu! Dan mereka gemetar ketakutan karena mereka sudah tahu bahwa ‘kepercayaan’ mereka itu tidak mampu menyelamatkan mereka dari neraka. 
20 Janganlah begitu bodoh! Kalau kamu masih memerlukan bukti bahwa kepercayaan yang tidak ditunjukkan lewat perbuatan tidak ada artinya, pikirkanlah contoh ini: 
21 Pasti nenek moyang kita Abraham diterima oleh Allah sebagai orang benar karena perbuatannya— yaitu ketika Allah melihat bahwa Abraham sudah siap mengurbankan anaknya Isak di atas mezbah. 
22 Jadi, kita bisa melihat bahwa kepercayaan dan perbuatan Abraham bekerja sama. Maksudnya, kepercayaannya dilengkapi karena ada perbuatan yang membuktikannya.
23 Itulah yang dimaksudkan ayat Kitab Suci yang mengatakan, “Abraham percaya kepada janji Allah, dan karena itu dia diterima Allah sebagai orang benar.”* Karena itulah dalam Kitab Suci tertulis dia sebagai “Sahabat Allah.” 
24 Jadi jelaslah bahwa kita dibenarkan di hadapan Allah lewat perbuatan kita juga— dan bukan hanya karena percaya. 
25 Begitu juga dengan Rahab— yaitu pelacur yang menerima dua orang mata-mata yang diutus oleh Yosua. Kepercayaannya menjadi nyata lewat perbuatannya ketika dia mengajak mereka berdua pulang melalui jalan lain, dan karena itu dia diterima sebagai perempuan yang benar dan diselamatkan.**
26 Ketika seseorang tidak bernapas lagi, berarti dia sudah mati. Begitu juga kalau mengaku percaya penuh kepada Kristus tetapi tidak menunjukkan keyakinannya lewat perbuatan yang baik. Hal itu percuma saja!

Awal 2008, saya memutuskan mengontrak rumah bersama teman masa kecil yang bertemu kembali di perantauan. Awal-awal saya tinggal bersamanya, saya tak merasakan ada yang berbeda dengan teman tersebut, kecuali kehidupannya sebagai orang Kristen. Ia tak berdoa, bahkan doa sebelum makan pun tidak dilakukannya. Ia tak pernah membaca Alkitab. Alkitabnya hanya digeletakkan begitu saja di rak buku. Ia juga tak pernah ibadah Minggu di gereja. Beberapa kali saya bertanya padanya, beberapa kali pula ia menjawab, “Yang penting kan saya percaya kepada Yesus. Yang penting saya beriman kepada-Nya.”

Seberapa banyak dari kita yang juga ke-GR-an seperti teman tersebut? Kita merasa puas dengan iman yang pasif. Kita merasa cukup dengan iman yang tak terimplementasi pada perbuatan nyata. Dalam Roma 10:9 tertulis, memang kita dibenarkan oleh iman, lewat pengakuan percaya kita kepada Yesus Kristus. Namun, Bapa menghendaki agar iman tidak berhenti pada pengakuan saja. Iman yang benar adalah iman yang didalami dan diimplementasikan ke dalam perbuatan-perbuatan nyata yang dapat dirasakan oleh sesama kita. Ibarat tanaman buah. Pohon apel tidak akan disebut sebagai pohon apel sampai pohon tersebut
mengeluarkan buah dan buah tersebut dapat dinikmati.

Demikian juga status kita sebagai orang beriman. Bagaimana orang lain yang belum percaya kepada- Nya dapat melihat Kristus dalam hidup kita sementara keimanan kita hanya sebatas pengakuan? Malam ini, mari kita melakukan introspeksi diri! Jangan kita menjadi orang Kristen yang ke-GR-an. Perdalam iman kita kepada Kristus dan lakukanlah bagian kita sebagai orang percaya, yakni
melakukan kebenaran firman-Nya.

*Dikutip dari renungan Andi Offset Juli 2017

Catatan Kaki:
*2:23 Kej. 15:6; 2Taw. 20:7; Yes. 41:8
**2:25 Yos. 2:1-21

 

 

 

 

 

 

 

Posted in Renungan TSI.

Jaya Waruwu