Pokok Doa Maret 2021

Shalom,

Bulan lalu saya beritahukan bahwa tim Albata akan melakukan mission trip ke pulau Nias. Terima kasih atas dukungan doa Bapak/Ibu sehingga kegiatan ini berjalan sesuai rencana yang sudah kami atur. 

Dari kunjungan ini, ada dua pokok doa yang penting yang saya mau bagikan kepada Bapak/Ibu:

Yang pertama, kami berkunjung ke STT Anugerah Misi Nias Barat dalam rangka menyerahkan langsung sertifikat kepada 150 mahasiswa yang sudah menyelesaikan tantangan baca PB TSI dalam Gerakan Ayo Baca dan Belajar Alkitab 90 Hari (ABBA90). 


(Foto bersama mahasiswa STT Anugerah Misi Nias Barat)

Dalam kunjungan ini kami juga sempat mengunjungi  jemaat Tuhan di 3 gereja. Yang membuat  kami tercengang adalah kegalauan yang terjadi di antara jemaat karena menemukan perbedaan arti antara Alkitab bahasa Indonesia (yang mereka miliki) dengan Alkitab dalam bahasa Nias sendiri. Karena kegalauan itu akhirnya kami memutuskan bahwa harus ada suatu cara baru untuk meneliti arti setiap kata atau kalimat dalam bahasa sumber Alkitab. Setelah kami pulang ke Jakarta, tim langsung bergerak dan berusaha mengembangkan dan menerbitkan versi khusus dari software yang kami gunakan untuk menerjemahkan Alkitab TSI. Sofware ini bernama Bibledit. Aplikasi penelitian Alkitab ini akan dibuka untuk umum supaya dapat digunakan secara gratis.

Mohon doakan supaya bulan depan kami bisa menunjukkan alat penelitian Alkitab ini melalui situs alkitabkita.info Semoga melalui aplikasi Bibledit ini akan banyak anak Tuhan yang mampu meneliti arti setiap kata penting dalam bahasa sumber Alkitab, dan dapat mengerti kenapa ada perbedaan antara versi-versi penerjemahan Alkitab. Perbedaan ini sebetulnya sangat baik dan bermanfaat. Tetapi banyak orang belum mengerti hal itu sehingga hal semacam itu dianggap suatu kelemahan dalam penerjemahan, padahal pikiran itu salah.

Yang kedua, selain hal di atas kami juga melihat kebutuhan umat Tuhan yang belum bisa membaca serta kebutuhan orang lanjut usia yang tidak bisa lagi membaca dengan nyaman. Hal yang membuat kami cukup terharu adalah bahwa banyak diantara mereka bersedia mengikuti tantangan Gerakan ABBA90 dengan cara mendengar audio tiga pasal per hari.

Kami bersyukur karena bisa memberi lima alat mendengar Firman Tuhan kepada kelima ibu dalam foto di atas. Dan sekarang Albata ingin membuka suatu program baru untuk membagikan 500 alat dengar rekaman PB TSI dalam tahun ini. Mohon doa supaya bulan depan kami juga dapat memberitakan tentang harga dan bentuk alat yang akan Albata bagikan kepada orang yang haus untuk mendengar Firman Tuhan.

Terima kasih,

Balazi G.